Senin, 13 Juni 2016
BAB 9 PERENCANAAN DAN KENDALI MANAJEMEN
A. Pembuatan
Model Usaha
Pembuatan model usaha merupakan gambaran besar, dan
terdiri dari formulasi, pelaksanaan, dan evaluasi rencana bisnis jangka panjang
suatu perusahaan. Alat perencanaan suatu sistem dapat diterapkan untuk
mengumpulkan informasi atas pesaing dan kondisi pasar. Baik pesaing atau
kondisi pasar dianalisis untuk melihat pengaruh keduanya terhadap kedudukan
persaingan dan tingkat keuntungan perusahaan. Salah satu alat tersebut adalah
Analisis WOST-UP. Analisis ini terkait dengan kekuatan dan kelemahan perusahaan
yang berkaitan dengan lingkungan operasi perusahaan. Teknik ini membantu
manajemen dalam menghasilkan serangkaian strategi yang dapat dijalankan.
B. Penganggaran
Modal
Terdapat beberapa prosedur untuk menentukan struktur
modal optimum dari suatu perusahaan, mengukur biaya modal suatu biaya
perusahaan, dan mengevaluasi alternatif investasi berdasarkan kondisi
ketidakpastian. Adaptasi ole perusahaan multinasional atas model perencanaan
investasi tradisional telah dilakukan dalam tiga bidang pengukuran, diantaranya:
1.
Menentukan pengembalian yang relevan untuk investasi multinasional
2.
Mengukur ekspetasi arus kas
3.
Menghitung biaya modal perusahaan multinasional.
Adaptasi ini memberikan
data yang mendukung pilihan strategis. Sudut pandang hasil keuangan
pengembalian dari dua sudut pandang ini dapat berbeda secara signifikan karena
beberapa hal, diantaranya:
a.
Pembatasan oleh pemerintah atas
repatriasi laba dan modal
b.
Biaya izin, royalti, dan pembayaran lain
yang merupakan laba bagi induk perusahaan namun merupakan beban bagi anak
perusahaan.
c.
Perbedaan laju inflasi nasional
d.
Perubahan kurs valuta asing.
e.
Perbedaan pajak
C. Biaya
Modal Multinasional
Jika investasi luar
negeri dievaluasi dengan menggunakan model arus kas terdiskonto, maka tingkat
diskonto yang tepat harus dikembangkan. Teori penganggaran modal secara khusus
menggunakan biaya modal perusahaan sebagai tingkat diskontonya, dengan demikian
suatu proyek harus menghasilkan pengembalian yang setidaknya sama dengan biaya
modal perusahaan agar dapat diterima. Tingkat patokan (hurdle rate) ini
berkaitan dengan proporsi utang dan ekuitas dalam struktur keuangan perusahaan
sebagai berikut.
Tidaklah mudah untuk
mengukur biaya modal sebuah perusahaan multinasional. Biaya modal ekuitas dapat
dihitung dengan beberapa cara. Satu metode yang populer menggabungkan
ekspektasi pengembalian dividen dengan ekspektasi tingkat pertumbuhan dividen.
Dengan mengasumsikan :
Di
= ekspektasi dividen per lembar saham pada akhir periode.
Po
= harga pasar kini saham pada awal periode
g
= ekspektasi tingkat pertumbuhan dalam dividen, biaya ekuitas,
Ke
dihitung sebagai berikut:
Ke
= Di / Po +g
Meskipun modal untuk
mengukur harga kini saham di kebanyakan negara dimana saham-saham perusahaan
multinasional tercatat, seringkali cukup sukar untuk mengukur Di dan g.
Pertama-tama karena Di merupakan ekspektasi. Ekspektasi dividen tergantung pada
arus kas operasi perusahaan secara keseluruhan. Pengukur arus kas ini di
perumit oleh pertimbangan faktor-faktor lingkungan. Terlebih lagi pengukuran
tingkat pertumbuhan dividen suatu fungsi ekspektasi arus kas masa depan di
perumit oleh kontrol valuta asing dan restriksi pemerntah lainnya dalam
transfer dana lintas batas.
D. Sistem
Informasi Manajemen
Penyusunan sistem
informasi seluruh dana milik suatu perusahaan merupakan hal krusial dalam
mendukung strategi perusahaan, termasuk proses perencanaan.
1.
Isu Yang Berkaitan Dengan Sistem
Keberhasilan yang dicapai tergantung
pada kesesuaian rancangan sistem dengan strategi perusahaan. Tiga strategi
teknologi informasi global, meliputi:
a. Penyebaran
rendah dengan sentralisasi yang tinggi
b. Penyebaran
tinggi dengan sentralisasi yang rendah
c. Penyebaran
yang tinggi dengan sentralisasi yang tinggi.
2.
Masalah Informasi
Masalah informasi utama adalah
pertanaan mengenai translasi. Dalam mengevaluasi operasi, para manager AS lebih
menyukai laporan yang disajikan dalam dolar AS. Dengan demikian laporan dari
operasi luar negeri perusahaan multinasional AS umumnya ditranslasikan kedalam
nilai equivalen dolar agar para manager kantor pusat di AS melakukan evaluasi
terhadap investasi mereka dalam dolar.
E. Sistem
Pengendalian Domestik Dan Multinasional
Sejumlah studi
menunjukan bahwa sistem yang digunakan banyak perusahaan multinasional untuk
mengendalikan operasi luar negerinya dalam banyak hal sama dengan yang
digunakan secara domestik. David Hawkins menawarkan empat alasan dasar untuk
hal ini :
a. Pertimbangan
kontrol keuangan jarang sekali merupakan sesuatu yang penting dalam tahap-tahap
awal pendirian operasi luar negeri.
b. Umumnya
akan lebih murah untuk menggunakan sistem domestik dari pada harus membuat dari
awal keseluruhan sistem yang direncanakan untuk operasi luar negeri.
c. Untuk
menyederhanakan penyusunan dan analisis laporan keuangan konsolidasi, pihak
kontroler perusahaan harus menegaskan bahwa seluruh anak perusahaan yang
beroperasi menggunakan format dan daftar yang sama untuk mencatat dan
mengirimkan data keuangan dan operasi.
d. Mantan
eksekusi domestik yang bekerja pada operasi luar negeri dan atasan perusahaan
mereka akan lebih nyaman jika mereka dapat terus menggunakan sebanyak mungkin
sistem pengendalian domestik umumnya karena mereka mencapai tingkat manajemen
tertinggi dengan menguasai sistem domestik.
F. Penganggaran
Operasional
Setelah tujuan strategis dan anggaran modal terbuat,
selanjutnya manajemen memfokuskan diri pada perencanaan jangka pendek.
Perencanaan jangka pendek mencakup pembuatan anggaran operasional atau rencana
laba apabila diperlukan dalam organisasi. Rencana laba ini merupakan dasar bagi
peramalan manajemen kas, keputusan operasi, dan skema kompensasi manajemen.
Kinerja keuangan suatu
operasi luar negeri dapat diukur dalam mata uang lokal, mata uang negara asal,
atau kedua-duanya. Mata uang yang digunakan dapat memiliki pengaruh yang
signifikan pada saat menilai kinerja suatu unit luar negeri dan manajernya.
Nilai mata uang yang berfluktuasi dapat mengubah laba ketika diukur dalam mata
uang lokal dan akan menjadi kerugian ketika dinyatakan dalam mata uang negara
asal. Tiga kurs yang mungkin dapat digunakan ketika menyusun draft anggaran
operasional pada awal periode, diantararnya:
a.
Kurs spot yang berlaku ketika anggaran disusun
b.
Suatu kurs yang diperkirakan akan berlaku pada akhir periode anggaran (kurs
proyeksi)
c.
Kurs pada akhir periode, anggaran disesuaikan jika kurs berubah (kurs
penutupan)
G. Konsep
Biaya Standar Dan Kaizen
Sistem penentuan biaya
standar mencoba untuk meminimalkan varians antara biaya yang dianggarkan dengan
biaya aktual. Penentuan biaya Kaizen menekankan untuk melakukan apa yang
diperlukan untuk mencapai tingkatan kinerja yang diinginkan dalam kondisi pasar
yang kompetitif.
|
Konsep Biaya Standar
|
Konsep Biaya Kaizen
|
|
1.
Pengendalian Biaya
2.
Diterapkan pada kondisi manufaktur yang ada
3.
Tujuannya adalah kesesuaian dengan
standar kinerja
4.
Standar ditentukan setiap tahun
5.
Analisis varians didasarkan pada aktual versus
standar
6.
Melakukan investigasi apabila
standar tidak terpenuhi
|
1.
Pengurangan Biaya
2.
Diterapkan pada perbaikan manufaktur secara
terus-menerus
3.
Tujuannya adalah mencapai target
pengurangan biaya
4.
Target pengurangan biaya ditentukan
setiap bulan
5.
Analisis varians didasarkan pada pengurangan
biaya secara konstan
6.
Melakukan investigasi jika target biaya
tidak tercapai
|
H. Evaluasi
Kinerja Operasi Luar Negeri
Mengevaluasi kinerja
merupakan pusat dari sistem pengendalian yang efektif. Sistem evaluasi kinerja
yang dirancang dengan tepat memungkinkan manajemen puncak untuk :
a.
Mempertimbangkan profitabilitas operasi yang ada.
b.
Menentukan area yang memiliki kinerja tidak seperti yang diharapkan
c.
Mengalokasikan sumber-sumber daya perusahaan yang terbatas dengan produktif.
d.
Mengevaluasi kinerja manajemen.
e.
Memastikan perilaku manajemen konsisten dengan prioritas strategi.
SUMBER :
Choi, Frederick D. S.
dan Gary K. Meek. International Accounting. Buku 1 Edisi 6. 2010: Salemba
Empat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
About Me
- Unknown
My Blog List
Pages
Diberdayakan oleh Blogger.
UNIVERSITAS GUNADARMA
0 komentar:
Posting Komentar