Jumat, 11 Oktober 2013

Tugas1 MSDM

PT KAI adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa transportasi terbesar di Indonesia, yang mengutamakan profesionalisme dan kinerja, memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik Indonesia untuk berkarier sebagai masinis.

Deskripsi Masinis
Tugas seorang masinis ialah  bertanggung jawab untuk mempercepat, memperlambat atau menghentikan kereta api mengikuti/mematuhi sinyal kereta api, semboyan dan menjamin keselamatan kereta api yang dijalankannya sehingga dapat dikatakan masinis adalah kepala perjalanan
Spesifikasi  Pelamar
  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Sehat jasmani /rohani dan tidak berkacamata (khusus untuk formasi operasional dan pemeliharaan) serta tidak buta warna
  3. Berkelakuan baik
  4. Berijazah SMA / SMK dan NEM rata rata sekurang-kurangnya 6,50
  5. Usia pelamar per 30 September 2013 maksimal 27 tahun
  6. Tinggi / Berat Badan :
    1. Pria, minimal 160 cm (berat badan ideal)
  7. Tidak pernah terlibat Narkoba atau Psikotropika
  8. Tidak bertato dan bertindik
  9. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah kerja PT. Kereta Api Indonesia (Persero)
  10. Lulus dalam mengikuti Seleksi Calon Pegawai Baru yang diselenggarakan oleh Panitia Rekrut PT Kereta Api Indonesia (Persero) Tahun 2013
Softskill Pelamar
        1. Jujur
        2. keterampilan komunikasi
        3. ketrampilan motivasi
        4. ketrampilan kepemimpinan
        5. Kemampuan beradaptasi
        6. Membangun hubungan
        7. Keterampilan negosiasi
        8. ketrampilan berbicara di depan umum
        9. ketrampilan presentasi



Source : https://rekrut.kereta-api.co.id/



Selasa, 04 Juni 2013

Analisi Kasus Pembangunan Daerah


Pendekatan Ekonomi di Papua Belum Efektif

Ia menekankan kembali pentingnya pendekatan ekonomi dan kesejahteraan di Papua dari pada pendekatan keamanan sesuai Inpres no 5/2007 mengenai percepatan pembangunan Papua.
    "Sektor utama menjadi bidang kementerian perekonomian, namun karena kementerian ini banyak tugas, implementasinya di Papua belum efektif. Maka pada 2010 inpres tersebut dievaluasi kembali," kata Joko.
Dengan pendekatan ekonomi dan kesejahteraan, sektor utama yang dibidik adalah pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. "Mari kita melihat ke depan, tidak usah melihat ke belakang," ujar Joko.
    Menurut Mendagri Gamawan Fauzi, pemerintah Papua diberi kewenangan untuk mengalokasikan 30 persen dari dana pemerintah pusat untuk pendidikan. Sedangkan 15 persen lainnya untuk kesehatan dan perbaikan gizi. Sisanya ditujukan untuk pembangunan infrastruktur.
Untuk sektor pendidikan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh membidik pembangunan sarana dan pra sarana. Untuk mengatasi kekuarangan guru, Kemendikbud mengunggulkan program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal ( SM-3T). Sedangkan untuk siswa disediakan alternatif sekolah berasrama.
     Kasus TB, AIDS, tingkat kematian ibu dan anak yang masih tinggi di Papua menjadi perhatian Kemenkes. Kasus AIDS di Papua masih menduduki nomor dua terbanyak setelah DKI Jakarta.
    "Kita akan total football, menyelesaikan masalah dari hulu, mencakup moral, agama, kesehatan reproduksi, dan bahaya obat-obat terlarang," kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi.
     Untuk infrastruktur, sederet proyek perintis telah disiapkan pemerintah termasuk jalan raya, lapangan terbang, dan pelabuhan. Pelabuhan yang selama ini lebih banyak di garis pantai utara, nanti akan diimbangi dengan pembangunan di pantai selatan untuk membuka jalur transportasi selatan dari Papua ke Maluku, Nusa Tenggara, dan seterusnya.
     Masalah infrastruktur menjadi hambatan besar di Papua. Sulitnya jalur suplai membuat harga barang meroket. Di Puncak Jaya misalnya, harga semen per sak bisa mencapai Rp 2 juta.
     Masalah lainnya adalah sumber daya manusia. Selain tenaga pendidik dan kesehatan, Papua juga membutuhkan banyak penerbang untuk mengisi jalur penerbangan perintis atar wilayah. 
     

Analisis :
         Untuk Mengatasi masalah Pembangunan Daerah dalam artikel ini menurut saya adalah sebagai berikut :
sebenarnya kasus-kasus yang ada dalam pembangunan daerah itu menurut saya yang pertama ialah tentang alokasi biaya(pendanaan) yang mengalir ke tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.sehingga pembangunan tidak terealisai secara sempurna. Contohnya itu seperti pada artikel ini minimnya pengetahuan (pendidikan) dalam suatu daerah (papua). Seharusnya mentri yang bertugas dalam bidang ini dapat melihat betapa buruknya pendidikan di daerah yang berwaktu WIT itu. Seharusnya pemerintah dapat membantu masalah pendidikan didaerah ini agar masyarakatnya bisa mendapatkan pendidikan yang lebih layak di kota yang penuh kekayaan alam ini.bukan kah pengangaran dana untuk masalah seperti ini sudah di alokasikan ke pada yang semestinya (yang membutuhkan).tapi mengapa pendidikan di daerah tersebut masih sangat minim?
Dan dikota yang penuh dengan kekayaan alam ini seharusnya pemerintah dapat membangun daerah tersebut menjadi kota yang semakin indah.dengan memfasilitasi atau pun membangun daerah tersebut dengan memperbaiki infrastruktur yang ada disana dan memberikan sarana dan prasarana yang memadai bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal didaerah tersebut.
Memang kasus –kasus pembangun daerah tidak mudah untuk teratasi.butuh proses yang bertahap agar masalah pembangunan daerah dapat teratasi.
Pendapat saya ,cara untuk mengatasinya antara lain :
1. Untuk pendidikan
       Tenaga kerja dalam bidang pendidikan ke daerah-daerah terpencil harus ditingkatkan dengan pembangunan sekolah sekolah yang layak seprti yang ada dikota besar,dan pemasokan buku - buku pelajaran yang sesuai dengan materi - materi pelajaran,
2. Infrastruktur
Untuk menuju ke tempat - tempat yang sangat terkecil,pemerintah seyogyanya dpt membangun jalanan agar dapat dilintasi oleh kendaraan,pembangunan jembatan sebagai penyebrangan diantara kali juga penting,atau pun pemerintah dapat bekerja sama dengan PT yang mempunya angkutan umum untuk beroprasinya angkutan umum di tempat yang jarang transportasi tersebut.

3. Kesehatan
         
         Untuk kesehtan seharusnya pemerintah mengirim tenaga medis untuk bekerja disana membantu mengatasi masalah kesehatan masyarakt disana.karena kesehatan masyarakat disana sangat memperhatinkan.

Source :
http://www.kemendagri.go.id/news/2013/04/11/menko-polhukam-pendekatan-ekonomi-di-papua-belum-efektif

Senin, 22 April 2013

Analisis tentang pembangunan daerah


Pemekaran Papua Jalan Pintas Mempercepat Pembangunan Daerah

Ditinjau dari provinsi Papua Barat yang ber ibukota Manokwari dengan luas daerahnya 115.363,50 km2 setelah memekarkan diri dari wilayah Papua. Menjadi provinsi Indonesia ke-31 pada tanggal 21 November 2001. Dengan Otsus ( otonomi khusus ) sudah ada kelihatan perkembangan perekonomian daerahnya. Mungkin untuk kedepannya Papua Barat akan terus mengejar dan suatu saat nanti daerah ini optimis akan menjadi provinsi teratas tingkat perekonomian di Indonesia.Sekarang Papua Barat sudah tersohor kemancanegara lainnya, karena terkenal dengan tempat pariwisata daerah, seperti contohnya : keindahan pulau - pulau di Kepulauan Kab. Raja Ampat yang memukai dan memikat turis untuk berliburan kesana.
Memang diakui Papua Barat mempunyai potensi kekayaan hayati flora dan fauna, karena itu Pemerintah Daerah setempat dengan melibatkan pemuka adat dan masyarakat untuk mengelola kekayaan alamnya. Demi untuk meningkatkan dan membangun perekonomian kesejahteraan masyarakat di Papua Barat khususnya. Hal ini membuat investor luarpun berminat untuk menanamkan modalnya disana. Seperti pembangunan perhotelan dan sarana tempat hiburan lainnya.Selain untuk meningkatkan potensi pariwisata di Kab. Raja Ampat, pemerintah daerah tersebut berusaha untuk mengembangkan potensi perkebunan yang akan dipusatkan di Pulau Pam, Kofiau dan Salawati dengan komoditias utamanya perkebunan kelapa dalam dan kelapa sawit.
Kab. Raja Ampat mempunyai kekayaan alam lainnya seperti : Pertambangan di Pulau Salawati terdapat batubara dan migas, Waigeo dan Gag terdapat nikel, Batanta dan Misool terdapat emas dan bahan baku semen.Kekayaan lautnya pun tak kalah banyaknya , seperti pengembangan perekonomian masyarakatnya dengan potensi perikanan yang terdapat di kepulauan Ayau, Waigeo, Batanta, Salawati dan Kofiau.Pemerintahan pusat pun membantu dan berusaha untuk mempromosikan daerah Papua Barat ke mancanegara , yang kaya dengan kekayaan alamnya. Patut berbanggalah masyarakat Papua Barat, mempunyai alam daerahnya yang masih asri hijau membentang luas .
Oleh sebab itu, pemekaran di wilayah Papua dengan adanya Otsus (Otonomi Khusus) daerah, merupakan cara yang terbaik untuk mempercepat perkembangan perekonomian masyarakatnya, demi untuk pembangunan kawasan timur wilayah Indonesia.
Dengan adanya Otsus dan pemekaran wilayah , pembangunan kawasan Indonesia Timur khusus nya Papua, dapat dilakukan secara merata. Karena masing-masing Provinsi yang dimekarkan dapat mengajukan anggaran untuk pembangunan daerahnya.jadi khususnya di Papua, masyarakat nya harus terus membenahi diri dan mengajukan permohonan pemekaran wilayahnya dengan secepatnya.Supaya untuk mengerakan roda pembangunan daerahnya, bisa terlaksanakan dengan segera dan terarah dari bantuan pemerintahan pusat untuk masing-masing daerah nya.
Apabila masyarakat Papua, menolak pemekaran wilayahnya. Berarti memperlambat laju nya roda pengerakan pembangunan perekonomian daerahnya sendiri. Dengan kesadaran masyarakat Papua lah bisa untuk memberantas kemiskinan dan kebodohan masyarakatnya.

Analisa saya tentang artikel pembangunan daerah papua adalahh
Papua adalah kota yang mempunyai atau menyimpan banyak kekayaan alam yang begitu luas dari segi pariwisata yang berupa keindahan laut yg masih sangat jernih yang benar-benar dijaga kebersihannya oleh masyarakat sekitar, Papua juga akan membuat perkebunan kelapa sawit yang mampu menambah ataupun meningkatkan perekonomian masyarakat papua,yang begitu unik dan menarik. Keindahan alam yang ada dipapua itu mampu menarik berjuta-juta para turis untuk berkunjung ke papua.tetapi kota papua juga memiliki masalah dari segi pendidikan,alat transportasi dll.
Dan seharusnya pemerintah itu dapat mengelola sumber daya alam yg ada diindonesia tepatnya dipapua menjadi tempat wisata yang menarik dengan fasilitas yang menunjung keindahan alam yang ada, dengan melakukan Kerja sama dengan masyarakat papua. Dan pemerintah wajib mengembangkan pendidikan yang sangat kurang layak didaerah-daerah terpencil dipapua dengan mengalokasikan biaya yang mampu membangun tempat pendidikan yang layak bagi masyarakat disana dengan meninjau langsung keadaan pendidikan disana
. dan bagi masyarakat papua harus bersemangat dan gigih, bersatu untuk memajukan daerahnya, demi untuk anak cucunya masa akan datang.

source :  http://politik.kompasiana.com/2013/03/11/pemekaran-papua-jalan-pintas-mempercepat-pembangunan-daerah-541173.html
Minggu, 07 April 2013

Dampak Ekonomi Pariwisata Indonesia Terhadap Ekonomi Indonesia



Dampak Ekonomi Pariwisata Indonesia Terhadap Ekonomi Indonesia
  
Dampak Ekonomi Pariwisata Indonesia Terhadap Ekonomi Indonesia menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ibu Mari Elka Pangestu telah mengatakan, bahwa pertumbuhan ekonomi pariwisata Indonesia saat ini selalu di atas pertumbuhan ekonomi Indonesia keseluruhan dan bahkan dapat melebihi perkembangan pariwisata dunia dekade ini. Pada tahun 2011 lalu perolehan angka devisa dari pariwisata yang diperkirakan bisa mencapai 8,5 miliar dollar AS, naik menjadi 11,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan Ekonomi Pariwisata Indonesia
Kenaikan tersebut sebenarnya sudah melebihi pertumbuhan ekonomi Indonesia keseluruhan yang dapat diproyeksikan akan berada di level 6,5 persen dan dengan pertumbuhan ekonomi pariwisata dunia yang hanya kisaran 4,5 persen. Untuk kontribusinya terhadap devisa negara, sektor ekonomi pariwisata sekarang ini berada di peringkat ke-5 setelah industri minyak dan gas bumi, minyak kelapa sawit, dan batubara, serta karet olahan.
Visi dari Ekonomi Pariwisata Indonesia
Ibu Mari Pangestu pernah menjelaskan, visi pariwisata tahun ini, adalah fokusnya menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan pariwisata berkelas international, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan. Upaya yang sangat perlu dilakukan saat ini agar sejalan dengan visi tersebut adalah peningkatan daya saing produk wisata kita, pengembangan daya tarik wisata nusantara, promosi yang terpadu dan berkesinambungan, serta pengembangan institusi dan sumber daya manusia dalam peningkatan ekonomi pariwisana indonesia.
Tiga Hal Utama Dalam Peningkatan Ekonomi Pariwisata Indonesia
"Untuk pariwisata ada tiga hal utama sebenarnya yang harus diperhatikan. Yaitu, destinasi yang sudah ada akan dikembangkan, mengembangkan destinasi baru, dan wisata minat khusus. Untuk wisata minat khusus yang akan dikembangkan saat ini adalah MICE (Meeting, Incentives, Convention and Exhibition), wisata bahari lautan nusantara dan alam indonesia yang kaya dengan keindahannya, wisata olahraga, serta wisata belanja dan kuliner khas nusantara," jelas Mari Pangestu.

Untuk pengembangan destinasi pariwisata yang ada, akan kita fokuskan pada pengembangan 15 Destination Management Organization (DMO), desa wisata, pusat rekreasi masyarakat, pasar wisata, zona kreatif, daya tarik wisata serta melakukan kerjasama dan kemitraan.

Berdasarkan draft Renstra terkait, pada 2014 nanti Indonesia ditargetkan akan memiliki 15 destinasi wisata yang telah menerapkan tata kelola destinasi yang berkualitas (Destination Management Organization). Untuk pariwisata berbasis pedesaan, ditargetkan tahun 2014 akan ada 822 desa, naik dibandingkan 2012 yang hanya sejumlah 774 desa.

Analisa saya terhadap dampak ekonomi pariwisata untuk ekonomi Indonesia saat ini sangat membaik dari tahun sebelumnya .dilihat dari devisa pariwisata saat ini.sebenarnya tempat wisata diindonesia masih bisa lebih dikembangkan untuk menarik para turis untuk berwisata keindonesia agar menambah pemasukan ke kas negara.karena Indonesia itu mempunyai berbagai keindahan alam yang begitu meluas mulai dari laut,kepulauan,pegunungan dan objek wisata lainnya,semua itu tergantung pemerintahan kita bisa atau tidaknya memaksimalkan mungkin untuk mengelola kekayaan alam yang ada dinegara ini.seharusnya pemerintah itu  mampu melihat objek wisata yang tidak terealisasikan untuk dikelola menjadi tempat wisata yang dapat membuat para turis untuk berkunjung dan mungkin juga dengan melihat keadaan sekitar masyarakat yang deket dengan objek wisata tersebut agar menumbuhkan pendapatan juga bagi masyarakat sekitar objek wisata tersebut.
 

Source :http://obrolanekonomi.blogspot.com/2013/03/dampak-

About Me

My Blog List

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

UNIVERSITAS GUNADARMA

UNIVERSITAS GUNADARMA

Blogroll

Blogger templates

Blogger news

Recent posts